Jumat, 29 Juli 2011

Keamiran Granada

Setelah perjanjian perdamaian dengan Raja Pedro dari Kastilia, Granada menjadi sebuah negara yang aman merdeka hingga hampir 150 tahun berikutnya. Umat Islam diberi kemerdekaan, kebebasan bergerak dan beragama, dan dibebaskan dari upeti selama 3-tahun. Setelah tiga tahun, umat Islam diharuskan membayar upeti tidak lebih dari yang diharuskan sebelumnya pada masa Banu Nasri.
Pada 1469, terjadi pernikahan antara Raja Ferdinand II dari Aragon dan Ratu Isabella dari Kastilia yang mengisyaratkan serangan terhadap Granada, yang direncanakan secara hati-hati dan didanai dengan baik. Ferdinand dan Isabella kemudian meyakinkan Paus Siktus IV untuk menyatakan perang mereka sebagai perang suci. Mereka mengalahkan satu persatu perlawanan umat Islam dan akhirnya pengepungan tersebut berakhir saat Sultan Granada Muhammad Abu Abdullah (Boabdil) menyerahkan istana dan benteng Granada, Alhambra kepada kekuasaan Kristen, dan menandai berakhirnya kekuasaan Islam di Iberia.

Masyarakat


Sebuah lukisan yang menggambarkan tentara Yahudi betempur bersama pasukan Sultan Granada Muhammad IX dari Banu Nasri, dalam Pertempuran Higuerela, 1431.
Masyarakat Al-Andalus terdiri dari tiga kelompok utama berdasarkan agama: Muslim, Kristen, dan Yahudi. Dalam tiap-tiap kota, komunitas-komunitas ini tinggal di daerah yang berbeda. Umat Islam sendiri, walaupun disatukan oleh agama yang sama, kadang terbagi-bagi menurut etnis, terutama perbedaan antara orang Arab dan orang Berber. Orang-orang Arab tinggal di bagian selatan dan di Lembah Ebro di timur laut, sedangkan orang-orang Berber tinggal di daerah pegunungan yang sekarang berada di utara Portugal, dan di Meseta Central. Muzarab (atau Mozarab/Musta'rib) adalah orang Kristen yang hidup dalam kekuasaan Islam di Al-Andalus dan mengikuti banyak adat, kesenian, dan kata-kata dari bahasa Arab, namun masih memelihara tradisi dan ibadah Kristen mereka dan bahasa turunan Latin yang mereka miliki, disebut Bahasa Muzarab.
Orang-orang Yahudi biasanya bekerja sebagai pedagang, pemungut pajak, dokter atau duta besar. Pada akhir abad ke-15 terdapat sekitar 50.000 Yahudi di Granada dan 100.000 di seluruh Al-Andalus.[13]

Muslim dan Non-Muslim di Al-Andalus

Perlakuan terhadap non-Muslim


Gambar dari seorang penyanyi Yahudi membaca kisah Pesakh di Al-Andalus.
Perlakuan terhadap non-Muslim di Al-Andalus merupakan bahan diskusi dan perdebatan di antara para ahli dan para pengamat, terutama mereka yang tertarik dengan keberadaan bersama umat Muslim dan non-Muslim di dunia modern. Kaum non-muslim di Al-Andalus, seperti Kristen dan Yahudi, dalam hukum Islam merupakan dzimmi, yang bebas menjalankan ajaran agamanya, tidak didorong untuk masuk Islam, namun membayar pajak yang disebut jizyah.[14] Para ahli berpendapat bahwa agama minoritas (termasuk Yahudi) di Al-Andalus yang dikuasai umat Islam diperlakukan jauh lebih baik daripada di daerah Eropa Barat yang dikuasai Kristen, dan mereka hidup dalam "masa keemasan" toleransi, saling menghormati dan keharmonisan antarumat beragama.
Al-Andalus merupakan pusat kunci peradaban Yahudi pada Abad Pertengahan, dan menghasilkan ilmuwan-ilmuwan ternama, seperti Maimonides, rabbi, filsuf, dan dokter yang menjadi ikon masa keemasan Yahudi di Al-Andalus. Masyarakat Yahudi di Al-Andalus juga merupakan salah satu masyarakat Yahudi yang paling stabil dan paling makmur. Sedangkan umat Kristen di Al-Andalus disebut kaum Muzarab. Kaum Muzarab merupakan keturunan orang Kristen terdahulu di Spanyol yang tetap memeluk Kristen namun mengadopsi budaya Arab.[14] Bahasa mereka, Bahasa Muzarab, merupakan bahasa Roman yang dipengaruhi oleh bahasa Arab dan dituliskan dalam abjad Arab.
Maria Rosa Menocal, spesialis sastra Iberia di Universitas Yale, berpendapat bahwa "toleransi merupakan aspek melekat pada masyarakat Andalus".[15] Dalam bukunya The Ornament of the World (2003), Menocal berpendapat bahwa sebagai dzimmi, agama minoritas di Al-Andalus diberikan hak yang lebih terbatas daripada umat Muslim, namun masih lebih baik daripada di daerah Eropa yang dikuasai Kristen. Orang-orang Yahudi dan sekte-sekte Kristen yang dianggap terlarang datang dari seluruh Eropa ke Al-Andalus, dimana mereka menerima toleransi.
Bernard Lewis memiliki pandangan yang berbeda, dan berpendapat bahwa "klaim toleransi yang sekarang banyak didengar dari apologis Muslim, dan khususnya apologis untuk Islam, merupakan hal baru dan tidak diketahui asal-usulnya."[16] Lewis menolak bahwa Muslim dan non-Muslim diberikan perlakuan sama di masa lalu. Ia juga mengatakan "bagaimana mungkin orang yang memeluk agama yang benar dan orang yang menolaknya dipelakukan sama? Ini merupakan hal yang mustahil secara teologi maupun logika"[16]
Namun melihat perkembangan peradaban Yahudi, dan kenyataan bahwa mereka turut mengungsi bersama masyarakat Islam ke Maroko ketika Kerajaan Katolik (Raja Ferdinand dan Ratu Isabella) merebut Al-andalus, dan mengingat bahwa umat Kristen beserta sekte-sektenya yang bebas menjalankan agamanya, tentunya memang benar bahwa Muslim telah memperlakukan non-Muslim dengan baik.

Senjata Pengepungan Kastil


Untuk para infantri biasanya macam macam seperti pedang, belati, kapak, busur panah dan sebagainya. panah terbagi 2 yaitu crossbow dan longbow. Keunggulan longbow dapat menembak dengan jarak lebih jauh di banding crossbow. Sedangkan crossbow memiliki daaya serang mematikan karena melontarkan anak panah lebih cepat dari longbow.
Alat pengepungan kecil terdiri dari tangga yang berfungsi sebagai alat pemanjat dinding kastil, Tameng besar untuk melindungi dari panah musuh, dan onager atau catapult untuk melontarkan batu ke dinding kastil.
Alat pengepungan berat seperti treebutchet atau ketapel besar yang melontarkan batu jauh lebih jauh dan tinggi di banding catapult. treebutchet bukan hanya melontarkan batu, tapi juga melontarkan bangkai sapi, manusia mati untuk meciptakan penyakit bagi yang di kepung. Ram yang berguna untuk menyeruduk gerbang kastil agar hancur. Menara pengepung (siege tower) berguna untuk memanjat dinding kastil dengan memarkirnya di sisi tembok. Menara pengepung biasanya setinggi tembok kastil. Meriam (bombard) mulai di gunakan abad ke 15 dan efektif menghancurkan tembok. Bola batu di masukkan ke dalam tabung besi yang agak kecil lalu melontarkan bola batu jauh lebih cepat di banding treebutchet dan katapult.
Ada juga orang yang menggali terowongan ke tembok kastil lalu membakar atau menghancurkan terowongan galiannya untuk menghancurkan tembok di atasnya.

Cortez dan Aztec


Pada tahun 1519 Hernan Cortez mendarat di Mexico di dekat sungai Tabasco. Cortez dan pasukannya di sebut conquistador yaitu orang yang menelusuri tempat bukan untuk explorasi tapi untuk menaklukkan. Tapi saat mendarat mereka di serang oleh orang Tlatoani yang jumlahnya ribuan.Tapi cortez yang pasukannya lebih sedikit dan memiliki persenjataan canggih pun bisa menang dari mereka. lalu utusan dari raja Montezuma II, raja aztec dari Tenochtitlan. Mereka menawarkan persetujuan kepada cortez untuk damai. Tapi cortez punya langkah lain, ia bersekutu dengan orang Tlaxcala. Orang orang Tlaxcala awalnya menolak dan menyerang Cortez,tapi setelah kalah dalam pertempuran mereka bersedia damai dan menjadi sekutu.Merekapergi ke Cholula dan di sambut dingin oleh orang orang Cholula.Menurut mata mata Cortez crang orang Cholula akan mengepung para conquistador. Tapipada saat malam perayaan conquistador membunuh semua bangsawan yang tak bersenjata. 3000 orang Cholula jadi korban. Akhirnya mereka masuk ke Tenochtitlan ibukota bangsa aztec dan di sambut oleh Montezuma. Tapi ada kabar buruk untuk Cortez. Ribuan pasukan dari Kuba yang di pimpin Diego Velazcues datang untuk menangkap Cortez.Cortez yang hanya memiliki pasukan lebih sedikit menyerbu mereka tiba tiba.Pasukannya terlibat dalam pertempurran sengit dan menang. Pasukan Spanyol yang tertawan, ditawarkan untuk bergabung dengan Cortez dengan menjanjikan mereka akan di bayar oleh emas yang banyak. Untuk mencegah penghianatan, Cortez memerintahkan agar semua kapal di rusak agar tidak ada anak buah Cortez yang kabur dan berkhianat. Sementara itu di Tenochtitlan, Pedro Alvaro melakukan tindakan bodoh. Ia membunuh orang orang aztec tentara dan bangsawan mereka dalam perayaan. Cortez maminta Montezuma 2 untuk menenangkan orang Aztec yang marah. Tapi Montezuma terpanah oleh massa.Padamalam hari Cortez memilih mundur melewati kota besar yang penduduknya marah. Perlawanan itu di pimpin oleh Raja baru, Cautemoc. Malam itu di sebut malam ratapan. Karena pasukan Cortez banyak yang mati tenggelam bersama emas bawaan mereka dan terbunuh. Esoknya Cortez menyiapkan penaklukan terhadap Tenochtitlan. Tapi tak lama Cautemoc meninggal karena cacar. Beberapa hari kemudian ia mendapatkan bantuan dari Spanyol berupa pasukan.Pasukan Aztec yang di pimpin Guatemozin menunggu di Tenochtitlan.Akhirnya pengepungan terjadi. pertempuran sengit terjadi, Tenochtitlan. Cortez memerintahkan agar tidak menghacurkan kota pada awalnya, tetapi karena orang orang Aztec terus menyerang dari rumah rumah meraka, maka Cortez memerintahkan agar Tenochtitlan di hancurkan dan kota itu segera di bangun ulang dengan bergaya Eropa dengan nama baru yaitu Ciudad De Mexica (Mexico City). Guatemozin dapat di tangkap saat mencoba kabur. Ia di Introgasi secara kejam oleh orang orang Spanyol agar ia menunjukkan dimana emas emas itu di sembunyikan, tapi ia segera di bunuh karena tidak dapat memberi tahu di mana emas itu berada.

Pesawat Pesawat fighter terhebat di Perang Dunia 2



1 Mitsubishi A6M5 ZERO ( ZEKE)
Pesawat ini di kenal lagendaris di awal perang. Pesawat ini disebut Carrier Based dan long range fighter.Di awal perang, ini di gunakan oleh angkatan laut jepang (IJNAS). Pesawat ini sangat di takuti di awal perang karena manufernya dan kelincahannya.Pesawat ini pertama terbang tanggal 1 April 1939 dan di produksi terakhir pada awal 1945.Pesawat ini di buat oleh pabrikan Jepang Mitsubishi yang sekarang menjadi pabrik mobil dan di desain oleh Jiro Horikoshi. Pesawat ini terlibat pada perang dan sangat berperan penting bagi Jepang. Pesawat ini terlibat pertempuran pertempuran terkenal seperti Pearl Habour, Pertempuran Midway, Pertempuran dekat Pulau Wake dan banyak lagi.Pilot lagendaris adalah Saburo Sakai, ia menjatuhkan lebih dari 90 pesawat sekutu. Pesawat ini juga mampu membawa 2 bom dan di akhir perang sering digunakan sebagai pesawat Kamikaze (bunuh diri)

2 Messerschmitt Bf 109
Pesawat yang di gunakan sebagai fighter dan pencegatan ini merupakan pemilikan dari Angkatan Udara Jerman LUFTWAFE dan pihak sentral (AXIS). Prototypenya di buat pada bulan Maret 1934 oleh Willy Messerschmitt dan mulai terbang pertama tahun 1936. Sebagai pesawan penyergap, pesawat sengaja di buat ringan dan mudah di kendalikan. Dua buah senapan mesin di pasang dengan sistem syncronasi seperti pesawat fighter pada perang besar sebelumnya. Sejak terdengar bahwa RAF (Royal Air Force) yang merupakan angkatan udara inggris membuat pesawat dengan 4 senapan mesin di sayap, Messerschmit mulai merancang sayap baru yang dapat menaruh senapan mesin di sayap. Pesawat ini mampu menjadi mimpi buruk sekutu pada awal perang, karena kelincahannya yang mampu menghabisi lawan lawan di udara seperti Buffalo,Hurricane,dan beberapa lainnya.Pada tahun 1944 pesawat ini mampu membawa roket yang di taruh di sayapnya, dan dapat menurunkan bom.Misi misi yang diikutinya pun sangat banyak diantaranya saat mem bombardir kota London (hanya mengawal bomber) selama perang karena kehebatannya. Acesnya yakini Heinrich Hartman yang menjatuhkan lebih dari 200 pesawat musuh

3 Supermarine Spitfire
Supermarine Spitfire atau akrabnya Spitfire merupakan salah satu pesawat terhebat yang di gunakan sekutu. R J Mitchell mulai mendesainnya pada tahun 1931 untuk memenuhi permintaan departemen udara Inggris. Pesawatini Menganut sistem yang sama dengan ME 109 yang menunjukkan keringanan dan kelincahan. Spitfire mampu mencapai kecepatan yang laju pada zamannya yaitu 404 km/jam.Seperti yang sebelumnya di ceritakan, Spitfire mengubah dua senapan mesin 7,7 mm Vickers menjadi 4 senapan mesin 7,7 mm bronings. Sayap yang ujungnya bulat dan panjang membuat spitfire lincah dan bodi yang seluruhnya terbuat dari logam membuat Spitfire kuat tapi kaku.Pada Juli 1938 suasana permusuhan mulai tercium dan membuat inggris memproduksi massal Spitfire untuk persiapan.Selama pertempuran Britania terbukti Spitfire dapat menahan serangan udara Jerman dan menjatuhkan beberapa pesawatnya. Pada saat D-Day pesawat ini berfungsi sebagai bomber dan mampu membawa roket di sayapnya.Meskipun sangat merugi pada pertempuran Britania namun Spitfire dapat mempertahankan Inggris dan menjadi fighter yang sukses selama Perang Dunia ke II.


4 North America P-51 Mustang
North America P-51 Mustang, adalah pesawat tempur bertempat duduk tunggal jarak jauh andalan Amerika Serikat pada pertengahan PDII. Mustang pertama kali di terbangkan oleh RAF (Royal Air Force) sebagai pesawat pengintai taktis dan pesawat pembom tempur. Pada tahun 1943 akhir, P 51Bs (yang nantinya d sempurnakan menjadi P-51Ds pada pertengahan 1944) digunakan USAAF (angkatan udara Amerika Serikat) menggunakan Mustang sebagai pesawat pengawal bomber untuk menyerang kota kota Jerman. Mustang sangat membantu AU sekutu dalam saat melawan Jerman baik di Afrika, Italia, Front Barat tahun 1944 - 1945, dan Perang Pasifik melawan Jepang. Pada awal Perang Korea, Mustang juga berperan sebagai AU pasukan PBB, meski perannya dengan cepat di gantikan oleh pesawat tempur Jet F86 Sabre. Mustang memakai mesin Rolls-Royce Merlin 60 series dengan mesin Supercharge yang sangat cocok untuk misi tempur dan pengawalan jarak jauh. Mustang di persenjatai dengan enam senapan mesin 50 kaliber (12,77mm) M2 Browning. George Preddy adalah top scorring Ace Mustang yang memiliki skor 28,56 dalam pertempuran udara melawan musuh.

Senin, 18 Januari 2010

Tempatnya Sejarah dan Pertempuran

Cerita 1
ALEXANDER AGUNG

Riwayat

Alexander dilahirkan pada tanggal 20 Juni 356 SM di Pella, ibu kota Makedonia, sebagai anak dari Raja Makedonia, Fillipus II, dan istrinya Olympias, seorang Putri dari Epirus. Ketika kecil, ia menyaksikan bagaimana ayahnya memperkuat pasukan Makedonia dan memenangkan berbagai pertempuran di wilayah Balkan. Ketika berumur 13 tahun, Raja Filipus mempekerjakan filsuf Yunani terkenal, Aristoteles, untuk menjadi guru pribadi bagi Alexander. Dalam tiga tahun, Aristoteles mengajarkan berbagai hal serta mendorong Alexander untuk mencintai ilmu pengetahuan, kedokteran, dan filosofi. Pada tahun 340 SM, Filipus mengumpulkan sepasukan besar tentara Makedonia dan menyerang Byzantium. Selama penyerangan itu, ia memberikan kekuasaan sementara kepada Alexander yang ketika itu berumur 16 tahun, untuk memimpin Macedonia.

Raja Phillip II meninggal tahun 336 SM oleh pembunuh gelap pada saat pernikahan putrinya. Alexander pun naik tahta menggantikan ayahnya pada usia 20 tahun. Sesaat setelah kematian Phillip, kota-kota di Yunani yang sebelumnya telah tunduk pada Makedonia seperti Athena dan Thebes memberontak. Alexander segera bertindak dan berhasil menggagalkan pemberontakan tersebut. Namun, tahun beikutnya terjadi pemberontakan kembali, dia memutuskan untuk bertindak tegas dengan mengahancurkan Thebes dan menjual seluruh penduduknya sebagai budak. Kejadian ini berhasil memadamkan keinginan kota-kota lain untuk memberontak.

Tahun 335 SM, Alexander menyerang Persia dengan membawa sekitar 42.000 pasukan. Selama dua tahun berikutnya Alexander memenangkan berbagai pertempuran melawan pasukan Persia hingga akhirnya dia berhasil mengalahkan pasukan yang dipimpin oleh Raja Persia Darius III pada 333 SM. Darius yang kabur berusaha untuk damai dengan menawarkan Alexander wilayah dan harta namun ditolak. Alexander mengatakan bahwa dia sekarang adalah Raja Asia dan hanya dia yang berhak menentukan pembagian wilayah. Alexander kemudian meneruskan ekspansi militernya hingga berhasil menaklukkan wilayah Mesir hingga ke perbatasan India sebelum terpaksa berhenti karena prajuritnya yang kelelahan karena pertempuran terus-menerus selama sepuluh tahun.

Alexander kemudian kembali ke kerajaanya untuk merencanakan ekspansi baru. Selama perjalanan ia mengeksekusi banyak satrap (semacam gubernur) dan pejabat yang bertindak melenceng sebagai contoh. Kemudian sebagai wujud terima kasih pada para prajuritnya, Alexander memberi sejumlah uang pada mereka dan menyatakan bahwa ia akan mengirim para veteran dan cacat kembali ke Makedonia. Namun tindakan ini justru diartikan sebaliknya oleh prajurit Alexander. Selain itu, mereka juga menentang sejumlah keputusan Alexander, seperti mengadopsi budaya Persia dan dimasukkanya pasukan dari Persia ke dalam barisan prajurit dari Makedonia. Sejumlah Prajurit kemudian memberontak di kota Opis. Alexander mengeksekusi para pemimpin pemberontakan tersebut, namun mengampuni para prajuritnya. Dalam upaya menciptakan perdamaian yang bertahan antara orang-orang Makedonia dan rakyat Persia, Alexander mengadakan pernikahan massal antara para perwiranya dengan wanita bangsawan dari Persia. Akan tetapi, hanya sedikit pernikahan yang bertahan lebih dari setahun.

Sewaktu di Babilonia, Alexander tiba-tiba terkena sakit parah dan mengalami demam selama 11 hari sebelumnya akhirnya meninggal pada tanggal 10 Juni 323 SM, dalam usia sekitar 33 tahun. Penyebab kematian yang sesungguhnya tidak jelas.

Setelah kematian Alexander, tidak adanya ahli waris menyebabkan terjadi perpecahan dan pertempuran antara para bawahannya. Akhirnya, setelah perselisihan bertahun-bertahun, sekitar tahun 300 SM, kekuasaan atas bekas kerajaan Alexander terbagi menjadi 4 wilayah yang masing dikuasai salah satu jendral Alexander.

Dunia pada saat kematian Alexander, menunjukkan kemaharajaannya dalam konteks geopolitik yang lebih besar

Walaupun hanya memerintah selama 13 tahun, semasa kepemimpinannya ia mampu membangun sebuah imperium yang lebih besar dari setiap imperium yang pernah ada sebelumnya. Pada saat ia meninggal, luas wilayah yang diperintah Alexander berukuran 50 kali lebih besar daripada yang diwariskan kepadanya serta mencakup tiga benua (Eropa, Afrika, dan Asia).

Penyatuan wilayah dari makedonia hingga persia oleh Alexander Agung menyebabkan terbetuknya perpaduaan kebudayaan Yunani, Mediterrrania, Mesir, dan Persia yang disebut dengan kebudayaan Hellenisme. Pengaruh Hellenisme ini bahkan sampai ke India dan Cina. Khusus di Cina, pengaruh kebudayaan ini dapat ditelusuri di antaranya dengan artefak yang ditemukan di Tunhuang.

Alexander selama ekspansinya juga mendirikan beberapa kota yang semuanya dinamai berdasarkan namanya, seperti Alexandria atau Alexandropolis. Salah satu dari kota bernama Alexandria yang berada di Mesir, kelak menjadi terkenal karena perpustakaannya yang lengkap dan bertahan hingga seribu tahun lamanya serta berkembang menjadi pusat pembelajaran terhebat di dunia pada masa itu.

Gelar The Great atau Agung di belakang namanya diberikan karena kehebatannya sebagai seorang raja dan pemimpin perang lain serta keberhasilanya menaklukkan wilayah yang sangat luas hanya dalam waktu 10 tahun.

Rasakan hiburan kocak dari kartun benny dan mice

Rasakan hiburan kocak dari kartun benny dan mice

wibiya widget